Kita bisa karena terbiasa. Pepatah tersebut sangatlah pantas ketika teman-teman mempersiapkan Ujian Nasional atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN). Dengan terbiasa mengerjakan soal-soal latihan maka teman-teman pasti jadi merasa terbiasa. Teman-teman pun melihat Ujian Nasional bukanlah sebagai beban.
Oleh sebab itu mumpung masih ada waktu untuk mempersiapkannya dan membiasakan diri dalam menghadapi tes, tak ada salahnya untuk mencoba. Salah satunya adalah melatih diri lewat try out.
Secara psikologis, keberadaan try out yang mampu menunjang suksesnya ujian memang tidak salah. Karena anak yang mengikuti try out dengan yang tidak mengikuti try out tingkat kepedeannya dalam mengerjakan soal UN maupun tes SNMPTN akan berbeda.
Partini, psikolog dari UMS menyatakan bahwa mental anak yang ikut try out dengan yang tidak ikut akan berbeda. “Sehingga yang ikut try out tersebut memiliki perasaan percaya diri dalam mengerjakan soal-soal baik UN, tes atau SNMPTN,” tutur Partini.
Tak hanya dari sisi psikologis, dari sisi akademis atau pendalaman materi pun akan sangat membantu siswa menghadapi ujian. Karena dengan seringnya berlatih melalui try out, teman-teman pun akan lebih memiliki banyak materi dan pengetahuan.
Suryadi, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) kurikulum SMA Negeri I Surakarta menuturkan bahwa dengan adanya try out tersebut mampu membantu siswa dalam keberhasilan baik itu UN maupun SNMPTN. Menurut Suryadi, hal tersebut dikarenakan siswa-siswi dapat belajar berbagai macam bentuk soal dalam try out tersebut.
“Asal ikut try out-nya serius pasti hasilnya juga dapat maksimal, namun kalau try outnya hanya ikut-ikutan dan malas belajar maka hasilnya akan percuma,” terang Suryadi kepada Joglosemar.
Manfaat try out untuk menguji mental dan memperdalam materi ini pun juga dirasakan oleh siswa bersangkutan. Magdalena Wibawati siswa kelas XII RSBI 2, SMA Negeri 1 Surakarta mengakui memilih untuk sering mengikuti try out. Menurutnya ini sangat membantu karena lewat try out tersebut, ia mendapatkan soal-soal yang juga disertai dengan pembahasannya.
“Lewat try out ini juga mampu mengukur seberapa kemampuan saya. Karena pelaksanaan try out seperti UN mulai dari pengerjaannya hingga pada pengoreksinya juga menggunakan komputer. Lalu kita juga dapat melihat berapa nilai kita. Setelah itu, soal dibahas bersama-sama oleh tentor,” ujar Magda kepada Joglosemar, Senin (18/1).
Hasil Maksimal Tak hanya Magda yang merasa terbantu dengan adanya try out, namun teman-teman kita juga merasakan hal yang sama. Seperti yang diakui oleh Andi Nurhidayah, siswa kelas XII IPS 3 SMA Negeri I Sragen. Andi mengaku lewat try out ini membantu dirinya untuk menentukan perguruan tinggi dan jurusan apa yang diambil.
“Kalau try out-nya itu persiapan SNMPTN maka kita akan mengetahui kira-kira jurusan apa yang akan kita ambil saat melanjutkan kuliah nanti. Karena kita dapat mengetahuinya berapa nilai kita saat try out tersebut,” ucapnya. Meski demikian, bukan berarti hanya dengan try out maka hasil yang didapatkan pun maksimal. Karena try out bukan satu-satunya cara untuk menentukan prestasi. Namun karena ketekunan dalam belajar serta berdoa juga merupakan faktor yang mempengaruhi kesuksesan.
“Faktor kesehatan, mood, pikiran juga dapat mempengaruhi sukses tidaknya saat UN atau SNMPTN berlangsung. Dan yang sangat penting diingat adalah ketekunan belajar akan membuahkan hasil yang maksimal pula,” ujar psikolog alumnus UGM tersebut.
Oleh sebab itu, pastinya teman-teman harus mempersiapkan segala sesuatunya mulai sejak awal mungkin. Karena semakin matang persiapan tersebut, maka hasilnya pun akan berbeda jika dibandingkan dengan tidak mempersiapakah sama sekali. So, selagi masih ada waktu untuk mempersiapkan segalanya, kenapa tidak kita gunakan dengan sebaik-baiknya? (Dwi Hastuti) Sumber: http://harianjoglosemar.com/berita/tryout-tolok-ukur-kesiapan-mental-hadapi-un-7692.html
|